
Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina, menyatakan bahwa anaknya baru akan melakukan visum terkait dugaan kekerasan fisik yang dialami Manohara oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra Raja Kelantan, Malaysia, pada Senin (8/6) pekan depan.
"Rencananya, Senin, (Manohara) akan melakukan visum di RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), Jakarta Pusat. Ibunya (Manohara) mengatakan melalui telepon kepada Pak OC. Kaligis seperti itu. Jadi lihat saja nanti," ujar salah satu kuasa hukumnya, Yuri Andre Darmas.
Yuri tak mengetahui alasan pasti kenapa Manohara memilih melakukan visum itu pada Senin mendatang. Padahal, pihaknya berharap bahwa Manohara segera melakukan visum sebagai dasar untuk melakukan langkah hukum. "Saya tidak tahu. Ibunya maunya seperti itu. Kita serahkan ke ibunya. Kita sih maunya secepat mungkin," ungkapnya.
Sikap Manohara dan ibunya, Daisy, yang terus menunda-nunda melakukan visum disayangkan sejumlah pihak. Bahkan, Ratna Sarumpaet, pimpinan Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC), memilih menarik pendampingannya terhadap Manohara, beberapa hari sebelum ia akhirnya kembali ke pangkuan ibunya.
Ratna bahkan menuding Daisy tidak menunjukkan kesungguhannya dalam mendukung upaya hukum yang sedang ditempuh RSCC kala itu.
Ketidaksungguhan itu pun belakangan terasa terlihat jelas. Manohara dan Daisy justru lebih mengutamakan meladeni wawancara ke sejumlah media, terlebih televisi, terkait kisah penderitaannya selama berada di samping suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, ketimbang segera melakukan visum.
Sementara itu, menanggapi adanya rencana somasi yang akan dilayangkan pihak KBRI di Kuala Lumpur, terkait tudingan suap yang diutarakan Manohara kepada pihak KBRI, Yuri menilai hal itu sebagai bentuk reaksi spontan atas kekecewaan Manohara terhadap respons pihak KBRI yang dinilainya lamban.
"Manohara masih polos. Mungkin pernyataan polos itulah yang terlontar. Kalau memang ada somasi dari pihak KBRI, saya sarankan sih menarik pernyataan tersebut," ujarnya.
Yuri menilai apa yang dituduhkan Manohara itu bisa jadi bentuk kekecewaan atas pernyataan Dubes RI untuk Malaysia, Da'i Bachtiar, yang mengatakan bahwa Manohara dalam keadaan baik-baik saja di Kuala Lumpur. "Manohara sendiri tak pernah berada di Kuala Lumpur. Dari KBRI sendiri tidak ada yang melihat langsung kondisi Manohara di Kelantan. Padahal, ia sangat berharap mendapatkan respons yang cepat dari KBRI saat itu," paparnya.
About Me
- Mymot
- Akuh tu...nagxa cengeng n lemot..tp,sbenerxa sich..akuh pinter.tp,akuh males sich..hehee.. gimana yach...biar ga males..??
Jumat, 05 Juni 2009
Manohara Tunda Visum Hingga Senin
4 komentarSelasa, 28 April 2009
PRT Jadi Utusan, Ibunda Manohara Merasa Terhina
0 komentarKepada wartawan di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (28/4) kemarin, Daisy mengungkapkan kekecewaannya tersebut. Pasalnya, utusan dari Negeri Jiran itu tidak sesuai dengan yang diharapkan Daisy. Ia tak menyangka jika Kerajaan Kelantan akan mengirim Moh. Soberi Safii, seorang masda (pembantu rumah tangga) Kerajaan Kelantan. "Mereka kalau mau mengutus orang itu yang benarlah, jangan seperti Soberi itu yang diutus sudah dua kali," cetus Daisy kecewa. Kekecewaan Daisy bukan tanpa alasan. Karena pihak keluarga Manohara sudah diwakili orang yang berkompeten sebagai juru bicara, "Saya bukan under estimate karena dia pembantu rumah tangga, tapi yang sudah berbicara di depan mereka itu sudah Pak Da'i Bachtiar, Pak Teguh dari Departemen Luar Negeri untuk menghargai mereka," terang Daisy.
Daisy Fajarina, ibu Manohara Odelia Pinot, mengaku tersinggung dengan kedatangan Moh. Soberi Safii, utusan Pangeran Kelantan Malaysia, Teungku Temenggong Muhammad Fakhry Petra, yang menemuinya Senin kemarin, untuk menyelesaikan prahara yang tengah terjadi terkait Manohara.
Manohara Pernah Kirim S.O.S
0 komentar
Kekhawatiran Daisy Fajarina, ibu model Manohara Odelia Pinot semakin menjadi setelah model yang diperistri putra Raja Kelantan Teungku Temenggong Muhammad Fakhry Petra, mengirim pesan rahasia kepada sahabatnya, Dewi.
Seperti yang diungkapkan Daisy kepada wartawan di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (28/4) kemarin, kondisi Manohara sangat tertekan tidak seperti yang dijelaskan, juru bicara kerajaan Mohd Soberi Safii, beberapa waktu lalu.
"Kalo memang dia tidak apa-apa kenapa harus terus mengirim foto," kata Daisy. Menurutnya, ekspresi wajah Manohara tidak dapat menutupi tekanan yang diderita Manohara.
"Terbukti sewaktu dia muncul di video kamera itu sedang menyaksikan pertandingan sepakbola antara Kelantan melawan Selangor. Dia sudah betul-betul mengirim pesan kepada Dewi untuk meminta pertolongan S.O.S dengan bahasa isyarat," ungkap Daisy sambil meletakkan tangannya di dada sebagai tanda Manohara meminta tolong.
Dijelaskannya, jika Manohara dan Dewi mempunyai kebiasaan berkomunikasi dengan bahasa isyarat body language, "Seperti kalau saya marah, dia kasih tanda yang artinya mamah lagi sangat marah dan jangan dekati mamah. Jadi itu memang bahasa isyarat mereka berdua," kata Daisy.


